BULLYING
Perbuatan ini sering terjadi di kalangan masyarakat. Salah satunya di sekolah. Bullying tidak hanya terjadi 1 kali bahkan bisa berulang kali. Dampak dari bullying dapat berpengaruh besar pada kehidupan korban maupun pelaku yang berakibat buruk. Para pelaku bully biasa mendapatkan kepuasan dari menindas orang. Ia merasa lebih kuat dan lebih berkuasa, karena ada orang takut pada dirinya atau karena mendapat popularitas di sekolah karena di takuti oleh siswa lain sedangkan kebanyakan korban cenderung menutupi rasa sakit yang mereka derita, namun luka yang mereka terima akan terus berbekas dalam waktu yang lama dan bahkan bisa memengaruhi masa depan mereka.
Tindakan bullying terdiri atas 4 jenis :
1. Bullying fisik
Bullying fisik adalah tindakan penindasan yang melibatkan kontak fisik antar pelaku dan korban. Contohnya seperti memukul, menendang, menampar, mencekik, menggigit, meludahi dan menghancurkan barang-barang milik korban.
2. Bullying verbal
Bullying verbal adalah tindakan penindasan melalui kata-kata secara terucap atau tertulis kepada korban. Contohnya seperti memberi nama julukan buruk, celaan, hinaan, fitnah, teror, gosip dan pernyataan-pernyataan yang masih harus diselidiki kebenarannya.
3. Bullying sosial
Bullying sosial adalah tindakan penindasan yang dilakukan pelaku tanpa harus terlihat oleh korban yang mengakibatkan merusak reputasi atau hubungan seseorang. Contohnya seperti mengajak orang lain untuk mengucilkan seseorang, menyebarkan gosip atau rumor tidak benar.
4. Cyberbullying
Cyberbullying adalah tindakan penindasan yang dilakukan dengan menggunakan teknologi digital. Contohnya seperti mengirim email atau pesan tertulis, gambar dan video yang menyakitkan, mengucilkan seseorang secara online, menyebarkan gosip atau rumor tidak benar di dunia maya (media sosial)

ππΌππΌππΌππΌππΌ
BalasHapusππΌππΌππΌππΌππΌ
BalasHapus